Sejarah Ubud: Dikenal Mulai Abad ke-7, Berasal dari Kata Ubad - Beritagianyar.com

About Gianyar

Sejarah Ubud: Dikenal Mulai Abad ke-7, Berasal dari Kata Ubad

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 18:45 WITA
Sejarah Ubud: Dikenal Mulai Abad ke-7, Berasal dari Kata Ubad

beritabali.com/ist/Sejarah Ubud: Dikenal Mulai Abad ke-7, Berasal dari Kata Ubad

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritagianyar.com, Ubud.
Ubud adalah sebuah desa yang tidak jauh berbeda dengan desa-desa yang lain di Bali tetapi kalau masyarakat di Bali nasional maupun internasional tentunya banyak sepertinya yang sudah mengetahui, dapat dikatakan Ubud adalah "branding" dan banyak yang ingin tahu ada apa di balik kata "Ubud". 
"Saya pribadi akan sedikit membagi cerita dari apa yang saya ketahui dari cerita nenek saya, dari buku-buku sejarah, buku-buku penelitian, maupun dari pengalaman pribadi saya, saya akan menyampaikan ringkas cerita seperti ini," ujar warga asli Ubud Anak Agung Bagus Ari Brahmanta. Cerita tentang Ubud ini disampaikan Agung pada acara Art, Culture, Culinary, Community Gathering Shrida Taste of Ubud, (22/6/2019) lalu.
Awal kata "Ubud"
Pada abad ke 7 telah datang seorang pendeta yang bernama Markendya beserta pengikutnya yang sebenarnya beliau sebelumnya pernah tinggal di Dataran Dieng, Jawa Tengah. Beliau datang ke Bali melalui Sungai Wos. Perjalanan beliau terjadi 2 kali. Perjalanan pertama mengalami kegagalan karena banyak pengikut beliau yang meninggal. Setelah itu, beliau kembali ke Jawa dan melakukan meditasi di Gunung Raung, Jawa Timur. 
Selanjutnya beliau berusaha kembali ke Bali dengan pengikutnya dengan melakukan upacara ritual secara berantai di beberapa pura seperti Pura Gunung Lebah Ubud, Pura Pucak Payogan Ubud, Pura Gunung Raung di Taro sampai akhirnya beliau bisa melaksanakan ritual di kaki Gunung Agung yang dikenal dengan nama Besakih saat ini. Dari perjalanan beliau inilah, kata "Ubud" ini disebutkan yang berasal dari kata "Ubad". 
Pada saat itu konon ceritanya dalam perjalanan beliau, pengikutnya banyak yang sakit. Namun sesampainya di desa ini banyak yang sembuh setelah melakukan ritual penyucian diri di Sungai Wos Campuhan Ubud, di tempat berpadunya dua aliran sungai yang dinamakan secara spiritual Silukat dan Sudamala. Untuk diketahui dalam prasasti di Bali sebelumnya, baik pra sejarah atau purbakala maupun dalam dinasti Kudungga yang sudah di Bali pada abad ke 4 dan dinasti Warmadewa, tidak disebutkan kata "Ubud".
Halaman :

TAGS : Berita Gianyar Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Gianyar Terkini Berita Gianyar Hari Ini Info Gianyar Beritagianyar Informasi Gianyar


Bali Tour Company | Bali Day Tours Packages | Bali Tours Activities

Best online Bali Tour Company Service for your holiday in Bali Islands by offer special Bali Day Tours Packages, Bali Activities Tour with Professional Bali Tours. Contact us Today 082340081861



About bali Lainnya :


Berita Lainnya