search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Panca Walikrama di Pura Payogan, Puluhan Hewan Dihaturkan
Sabtu, 26 Maret 2022, 22:20 WITA Follow
image

Beritagianyar.com

IKUTI BERITAGIANYAR.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITAGIANYAR.COM, UBUD.

Puluhan hewan dihaturkan atau dipersembahkan saat upacara Tawur Panca Walikrama di Pura Payogan Agung, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, yang puncaknya, Jumat (25/3). Puluhan hewan mulai dari kebo, kera, menjangan hingga angsa.

Bendesa Desa Adat Ketewel, I Wayan Ari Suthama mengatakan Karya Agung Panca Walikramaa dilaksanakan berdasarkan Sastra Dresta Kuno seperti Raja Purana Pura Payogan Agung.

Menurut Sastra, menggunakan sarana sejumlah binatang, diantaranya, Kebo Yusmerana, Kebo Anggrekulan, Kebo Klutuk sebanyak 16 ekor, Godel (anak sapi) sebanyak 6 ekor, Bojog Selem (kera hitam) sebanyak 2 ekor, Kambing Bang, Kambing Selem, Kambing Cemangi sebanyak 38 ekor, Celeng Alas, Celeng Butuan, Menjangan, Kidang, Bawi (babi) Asu (anjing) Bangbungkem, Itik, Angsa, Ayam dan lainnya.

Pendanaan Karya Agung Panca Walikrama bersumber dari pendapatan Usaha Desa seperti LPD Desa Adat, BUPDA, hasil bertani pelaba pura serta dana punia. 

“Karya punoki boye je ngerastitiang krama lan jagat titiang ring Ketewel, sakewanten taler ngerastitiang krama lan jagat se-Bali, panegara Indonesia, meh-mehan ngrastitiang jagat makasami (Upacara ini bukan saja mendoakan masyarakat Ketewel, juga mendoakan Bali, Indonesia, dan semua jagad, red),” ujar Bendesa.

Pihaknya berharap, upacara ini bisa menyelamatkan dunia dari hal negatif. “Mangda kadurmanggalan jagat minakadi gering agung Covid-19 prasida kaparipurna mekaon ring jagate (Supaya pandemi Covid-19 bisa pergi dari jagad ini, red),” jelas Ari Suthama.

Karya Panca Walikrama Pura Payogan Agung tersebut juga dihadiri Wakil Gubenur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dan Walikota Denpasar IGN Jaya Negara. Dua pejabat daerah itu ngayah menari topeng. 

Wagub Bali yang akrab disapa Cok Ace berharap, Karya Agung Panca Walikrama dapat memberikan tuntunan dan kerahayuan. 

“Dumogi leluhur bethara bethari lelangit mapaica kerahayuan lan tuntunan majeng ring irage sareng sami. Karya ageng sane sampun kemargiang mangda praside memargi antar sida sidaning don (Semoga leluhur, para Batara memberi keselamatan dan tuntutan bagi kita. Upacara ini semoga berlangsung sukses, red),” imbuh Cok Ace.

Editor: Robby Patria

Reporter: bbn/Gin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritagianyar.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Gianyar.
Ikuti kami